TERM OF REFERENCE

CAMP BOOK VII

PC IMM PONOROGO

"Colosseum Intelektual"

"Menembus Tabir Banalitas Modernitas: Rekonstruksi Nalar Kritis dan Intelektualitas yang Berdaulat"

A. Landasan Pemikiran

Keberlangsungan hidup adalah keniscayaan yang menuntut kompas moral yang presisi. Namun, kerap kali hasrat manusia untuk mengejar kebaruan justru menjebak mereka dalam nalar pragmatis yang menghalalkan segala cara demi pemuasan keinginan. Di era ini, ilusi kesejahteraan seringkali dibangun di atas fondasi kebohonganβ€”sebuah instrumen yang cukup ampuh untuk menghipnotis kesadaran massa.

Lahirnya budaya populer pada abad kedua puluh menjadi katalis utama proses dehumanisasi. Kita menyaksikan media yang terjebak dalam banalitas, komunikasi publik yang kehilangan arah, serta aturan-aturan yang sekadar menjadi hiasan dalam panggung pertunjukan kepalsuan.

Ironisnya, kemapanan di dalam keburukan seolah menjadi standar baru, di mana mereka yang mampu bertahan dalam dekadensi ini dianggap sebagai "manusia super" yang melampaui zamannya.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pun hadir bagaikan dua sisi mata koin. Di satu sisi, ia adalah jembatan yang memudahkan segala urusan manusia; namun di sisi lain, ia menyimpan potensi malapetaka jika dilepaskan dari nilai-nilai kemanusiaan. Teknologi dalam masyarakat modern, globalisasi, hingga kapitalisme industri bukanlah fenomena tanpa akar. Semua itu merupakan proyeksi dari nalar Abad Pencerahan yang kini terjebak dalam sistem berpikir tertutup. Akal manusia seolah terhenti di tengah arus modernitas, membuat kita hanya mencintai apa yang tampak di permukaan (fenomena) tanpa menyentuh hakikat (noumena).

Ketidaksadaran ini menjerumuskan kita pada keterasingan. Oleh karena itu, melepaskan diri dari kemapanan budaya negatif yang merusak akal adalah sebuah keharusan. Hanya dengan kemerdekaan berpikir, kebaikan akan tumbuh dengan penuh percaya diri dalam relung pikiran kita.

Melalui agenda Camp Book VII Pimpinan Cabang IMM Ponorogo, kita berikhtiar untuk menyadarkan kembali esensi kemajuan. Bahwa kemajuan zaman hanyalah alat, sedangkan manusia harus tetap menjadi aktor utama yang berdaulat. Kita tidak boleh menjadi objek yang diperbudak oleh kemajuan yang kita bentuk sendiri. Inilah saatnya mengembalikan fungsi akal sebagai instrumen kritis dan intelektual yang bertanggung jawab, demi mewujudkan tatanan kehidupan yang beradab di atas landasan tauhid dan kemanusiaan.

B. Nama & Tema Kegiatan

Nama Kegiatan CAMP BOOK VII Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ponorogo
Tema Kegiatan "Menembus Tabir Banalitas Modernitas: Rekonstruksi Nalar Kritis dan Intelektualitas yang Berdaulat"

D. Landasan Kegiatan

  1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IMM (AD/ART)
  2. Program Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan Pimpinan Cabang IMM Ponorogo 2026
  3. Rapat Kerja Gabungan

E. Maksud & Tujuan

Membangkitkan nalar kritis kader IMM.
Membentuk kader yang cinta keilmuan dan literasi.
Mewujudkan kader yang memiliki wacana keilmuan yang mumpuni.
Membentuk kader yang memiliki perangkat teoritis dan fondasi dalam berargumentasi.
Mengasah kemampuan kader dalam berpikir kritis dan sistematis.

F. Bentuk Kegiatan

🎀 Forum Debat / Argumentasi Nalar Kritis
🧠 Forum Nalar Kritis
βš”οΈ Sesi Argumentasi Terbuka
πŸ“š Kajian Keilmuan Mendalam

G. Waktu dan Tempat

πŸ“… Gelombang I 8 – 10 Mei 2026
πŸ“… Gelombang II 15 – 17 Mei 2026
πŸ“ Lokasi Kabupaten Ponorogo

H. Kepesertaan

πŸ‘₯ Target Peserta

Kader Internal PC IMM Ponorogo

πŸ“‹ Persyaratan Umum

πŸŽ’ Persyaratan Khusus (Wajib Dibawa)

I. Tahap-tahap Pendaftaran

6-7 Mei 2026
Tahap I: Registrasi Administrasi

β€’ Mengisi Form Pendaftaran
β€’ Melengkapi administrasi pembayaran dan data diri

7 Mei 2026
Tahap II: Pengumuman Seleksi

β€’ Pengumuman peserta yang lolos seleksi administrasi

8 Mei 2026
Tahap III: Screening Lokasi

β€’ Screening di tempat pelaksanaan Camp Book VII

πŸ“ Daftar Sekarang

J. Susunan Acara

πŸ—“οΈ Hari Pembukaan - 8 Mei 2026

Waktu Kegiatan Penanggung Jawab
13:00 – 14:30Registrasi PesertaPanitia
14:30 – 15:00Ceremony Pembukaan AcaraPanitia

πŸ”„ Gelombang I: 8-10 Mei 2026

Waktu Kegiatan Penanggung Jawab
15:00 – 16:00Stadium GeneralFasilitator
16:00 – 17:00Pemaparan Tema dan Persiapan PesertaAll
17:00 – 18:00ISHOMAAll
18:00 – 00:00DisputasiAll

πŸ”„ Gelombang II: 15-17 Mei 2026

Waktu Kegiatan Penanggung Jawab
14:00 – 15:00Stadium GeneralFasilitator
15:00 – 16:00Pemaparan Tema dan Persiapan PesertaAll
17:00 – 18:00ISHOMAAll
18:00 – 00:00DisputasiAll

K. Materi Kajian (Mosi Debat)

πŸ”· Klaster 1: Teknologi & Nalar Instrumental

"Dewan ini meyakini bahwa ketergantungan pada algoritma digital adalah bentuk baru dari 'Belenggu Gua' yang memenjarakan kedaulatan berpikir manusia modern."

πŸ”· Klaster 2: Kekuasaan & Kebohongan Publik

"Dalam bingkai politik kontemporer, dewan ini membenarkan penggunaan 'Kebohongan Mulia' (Noble Lie) demi menjaga stabilitas nasional dan kohesi sosial."

πŸ”· Klaster 3: Pembangunan & Lingkungan

"Dewan ini menggugat narasi Pencerahan yang memosisikan alam semata-mata sebagai objek penaklukan manusia demi kemajuan material."

πŸ”· Klaster 4: Keadilan Hukum & Formalisme

"Dewan ini meyakini bahwa hukum di Indonesia telah terjebak dalam 'Sistem Tertutup' yang memisahkan antara kepastian legalitas dan keadilan substantif."

πŸ”· Klaster 5: Kekuasaan & Kontrol Sosial

"Dewan ini menolak normalisasi pengawasan digital oleh negara dengan dalih keamanan, sebagai bentuk 'Panoptikon Modern' yang membunuh privasi dan kemerdekaan individu."

πŸ”· Klaster 6: Pendidikan & Intelektual

"Dewan ini menolak reduksi institusi pendidikan menjadi pabrik tenaga kerja yang mencetak 'Manusia Sekrup' bagi mesin kapitalisme global."